Mengenal Perbedaan Antara Air Putih Biasa dengan Air Mineral

  • Whatsapp
Perbedaan Antara Air Putih Biasa dengan Air Mineral

Sehabis berolahraga atau aktivitas lainnya yang menguras keringat, kita secara langsung akan mencari air untuk dikonsumsi untuk menyegarkan kembali tubuh kita yang sudah kelelahan. Mengapa kita sangat membutuhkan? karena tubuh kita mayoritas terdiri dari air. Kadar air untuk pria usia 12-18 tahun sekitar 52-66% dan rata-rata sekitar 59%.

Selanjutnya untuk usia dewasa 19-51 tahun sekitar 43-73% dengan rata-rata sekitar 59%. Terakhir usia 51 tahun ke atas memiliki kadar air 47-67% dan rata-rata sekitar 56%. Kadar air untuk wanita usia 12-18 tahun sekitar 49-63% dan rata-rata sekitar 56%. Selanjutnya untuk usia dewasa 19-51 tahun sekitar 4i-60% dengan rata-rata sekitar 50%.

Terakhir usia 51 tahun ke atas memiliki kadar air 39-57% dan rata-rata sekitar 47%. Kadar pada anak usia di bawah 6 bulan sekitar 64-84% atau rata-rata sekitar 74%. Selanjutnya anak usia 6-12 bulan sekitar 57-64% atau rata-rata 60%. Terakhir anak usia 1-12 tahun memiliki persentase kadar air 49-75% atau rata-rata sekitar 69%. (1)

Jadi kadar air yang ada ditubuh kita beragam sesuai dengan umur dan jenis kelamin. Tapi ada yang perlu diperhatikan ketika kita hendak mengkonsumsi untuk memenuhi kadar air dalam tubuh. Dan kebanyakan orang mengkonsumsi air putih biasa hanya untuk menghilangkan dehidrasi saja. Padahal ada air mineral yang kaya akan manfaat, dan orang-orang masih menganggap air putih biasa dan air mineral adalah air yang sama.

Perbedaan Antara Air Putih Biasa dengan Air Mineral

Memang secara sepintas air putih biasa dan air mineral itu sama, karena warna yang sama-sama bening. Air putih biasa tidak sama dengan air mineral. Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh sebuah air minum untuk bisa dikatakan sebagai air mineral.

  • Memiliki Sumber Mata Air Yang Berbeda

Air putih biasanya didapatkan dari sumber seperti sungai, danau, atau sumber alami lainnya. Sedangkan air mineral didapatkan dari daerah yang kaya akan mineral. Artinya, tidak semua air dari berbagai sumber air bisa dianggap sebagai air mineral.

Namun, air putih dari sumber yang tidak bermineral, masih bisa diubah menjadi air mineral dengan cara menambahkan nutrisi ke dalamnya. Air mineral memiliki mineral dalam jumlah besar atau sedikit. Komponennya sendiri bermacam-macam dan bisa termasuk seng/zinc, zat besi, kalsium, dan magnesium.

  • Memiliki Kandungan Yang Berbeda

Air putih adalah air yang biasa kita dapatkan dari alam atau dari keran rumah (yang kemudian direbus atau dimasak dulu sebelum diminum). Air putih sendiri mengandung satu atom hidrogen dan dua atom hidrogen.

Sedangkan air mineral adalah air yang mengandung mineral di dalamnya, baik alami atau buatan. Jadi secara umum kandungannya lah yang berbeda satu sama lain.(2)

  • Memiliki Derajat Keasaman  Yang Berbeda

Tingkat pH atau derajat keasaman yang dimiliki oleh air mineral biasanya antara 6–8,5.. Sedangkan untuk Air putih biasa memiliki pH antara 5–7,5. Sehingga dilihat dari pHnya saja sudah sangat berbeda.

  • Air Mineral Cenderung Lebih Aman

Air mineral alami biasanya didapatkan dari sumber air bawah tanah yang dilindungi dari risiko pencemaran. Biasanya terdapat kandungan garam mineral dalam takaran tertentu.

Selanjutnya, air tersebut diolah dengan sedemikian rupa tanpa memberikan efek samping. Sedangkan, air putih biasanya kita olah sendiri dengan cara dimasak. Bisa juga seperti di kota-kota maju yang memberikan fasilitas air gratis melalui air keran. (3)

  • Pengolahan Air Mineral Lebih Higienis

Air mineral yang kita konsumsi kebanyakan dari air minum dalam kemasan,sehingga sudah sangat dipercaya dari segi kualitasnya. Karena produsen air mineral pasti ingin memberikan yang terbaik bagi konsumennya.

Sedangkan air putih biasanya diambil dari air tanah sekitar rumah atau waduk sekitar yang kita tidak ketahui bagaimana proses pengolahannya.

  • Perbedaan dari Segi Harga

Air putih atau air biasa bisa kita dapatkan secara gratis. Itu karena kita bisa memasaknya sendiri di rumah sebelum meminumnya, sedangkan air mineral harus dibeli.

Artinya, air mineral lebih mahal dibandingkan air putih atau air biasa. Kenapa lebih mahal? Ini karena ia melalui banyak proses sebelum akhirnya dikemas dan bisa dikonsumsi.

Setelah kita mengetahui perbedaan antara air putih biasa dan air mineral. Kita bisa mengetahui bahwa kualitas air mineral sangatlah baik. Sehingga sangat disarankan untuk kita konsumsi. Pilihlah air mineral dari AQUA, karena Air AQUA sudah sesuai rekomendasi BPOM dan SNI sehingga dipastikan aman.

Jaminan keamanan kian bertambah karena AQUA juga melakukan lebih dari 400 cek kualitas guna memastikan air layak minum.Bukan hanya itu, AQUA berasal dari 17 sumber air pegunungan terpilih di Indonesia. AQUA melakukan riset dan penelitian setidaknya satu tahun terlebih dahulu sebelum menentukan mata air.AQUA pun mengambil air langsung dari sumbernya.

Ini dilakukan untuk memastikan kebaikan air tetap terjaga hingga ke tangan konsumen. AQUA juga melakukan perlindungan sumber air dan area sekitarnya supaya tetap alami. Dengan demikian, kandungan mineral bermanfaat yang ada di dalam air AQUA tidak akan hilang atau berkurang.(4)

  1. https://doktersehat.com/persentase-air-dalam-tubuh/
  2. https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/apa-bedanya-air-mineral-dengan-air-putih-biasa/#gref
  3. https://www.idntimes.com/food/dining-guide/reza-iqbal/perbedaan-air-putih-dan-air-mineral-yang-harus-kamu-tahu/5
  4. https://www.sehataqua.co.id/memahami-ph-air-minum-yang-baik/

Related posts